Gallery

Sebuah bentuk rasa

Suatu waktu, aku mulai berfikir tentang apa yang sebenarnya terjadi. Menjabarkan rasa ataupun asa yang seperti tidak simetris. Tapi menarik, unik. Terlalu banyak bentuk yang membuat keanekaragaman melimpahi hidupku. Tentang maksud, tentang harapan, tentang keterkaitan, tentang darah yang mengalir ditubuhnya. Aku mulai sadar. Cinta memang banyak bentuknya. Ada buat banyak manusia.

Ada khawatir yang terfikir setiap kali mulai membuat jeda, diantara jarak dan waktu yang tak sama. Ada cemas yang membuat prasangka bagaimana dia menjalani hidupnya. Apakah malam ini dia tidur dengan nyenyak, apakah dia sudah menghabiskan sarapannya, apakah dia sudah membawa payung dimusim hujan kali ini, apakah dia sudah mengikat sepatunya dengan benar, apakah dia sudah menyisir rambutnya dengan rapi.

Kalau saja tanya singkatku bisa membuatnya bahagia. Aku merasa berharga. Aku ikut bahagia. Karena aku yang begitu sederhana. Bagaimana caraku menunjukan?

Ada jenis rasa yang tidak mudah untuk dikatakan, ada jenis kata benda yang tidak mampu dijabarkan, ada hal hal yang tidak mudah untuk dijelaskan. Kadang beberapa hal tidak perlu bukti mata. Hanya pertautan hati dan doa yang semoga terkabulkan.

Mungkin kami bertemu disetiap sujud yang khusyuk. Merangkai harapan untuk doa keselamatan. Menjalin rindu tentang pertemuan yang hangat diberanda atau bangku yang telah lama tidak kita singgahi bersama. Ditempat kita menjumpai mimpi masing masing.

Bagaimana aku mampu berkata kalau aku begitu ingin bertemu.

Puluhan tahun lagi, mungkin kita tidak bisa lagi berebut selimut dimalam hari. Aku tak perlu lagi menunggumu menyelesaikan sarapanmu, lalu kita bisa pergi bersama. Dalam suasana pagi yang selalu mengisi sepanjang hari.

Kita akan menjadi dewasa. Kita akan menempuh jalan kita masing masing, yang berbeda. Tapi kita punya darah yang sama, yang mempertautkan hati kita dalam doa yang sama -Semoga kau bahagia dan sukses dunia akhirat- . Kita akan selalu bertemu dalam rumah hati yang menyenangkan.

Sebuah salam rindu teramat dalam dari seorang saudaribentuk rasa

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s