Gallery

Kemesraan kaderisasi

Ceritanya aku adalah anggota dari sebuah kelompok studi yang mengkaji tentang kelautan, orang menamainya Kelompok Studi Kelautan alias KSK BIOGAMA. Hampir sudah empat tahun bergabung menjadi bagian dari keluarga besar ini. Banyak hal yang dipelajari. Dari mulai rasa manis, pahit, asam, asin, dan banyak hal. Semua sebenarnya terlihat sederhana dan biasa saja. Tapi tidak bagiku. Bagaimanapun, seiring waktu aku semakin jatuh hati, semakin mesra, semakin  bersaudara dengan mereka semua. Bagaimanapun, rasanya setiap kali terfikir akan menghilang jauh meninggalkan semuanya membuatku menjadi sedikit khawatir. Kemesraan ini akan berlalu. Pasti. Tapi tidak untuk kenangan dan rasa memiliki ini. Menjadi cerita yang amat sangat kubanggakan nanti didepan anak dan cucuku. Setidaknya aku pernah bersama jiwa jiwa manusia “hebat” dalam sekeping episode hidupku. Hingga suatu saat nanti, setiap kali aku pergi kelautan aku selalu titipan rasa cinta dan rindu untuk KSK.

Rasa syukur atas kemesraan yang dipersembahkan Tuhan bagi kita.

Saling berpadu, mengukir cerita, mewujudkan mimpi, bertukar cerita, dan saling membagi semangat.

Terasa sedikit melankolis kali ini. Ternyata aku sudah menjadi semakin tua, tak sadar sudah ada dipuncak. Jadi giliran aku harus terbang. Seiring dengan semakin banyak anggota baru yang masuk, semakin aku dituntut harus menjadi dewasa. Banyak hal yang dipelajari. Belajar bertanggung jawab, belajar selalu menjadi tempat bertanya, belajar untuk membantu mempertimbangkan sesuatu, belajar mencintai dengan sepenuh hati, belajar hadir untuk mereka yang menjadi semakin berarti.

Dan teringat sekitar empat tahun lalu aku adalah anggota muda yang dimanja, diperhatikan, diperlakukan dengan begitu baik oleh mereka yang juga telah terbang ketempat yang jauh. Setidaknya aku telah paham. Mungkin inilah kaderisasi. Membangun generasi yang harus menggantikan tempat kita, menjadikannya harus lebih baik dari tempat sebelumnya. Beginilah kaderisasi. Selalu dinamis. Mewariskan rasa kekeluargaan di setiap sendi untuk kecintaan pada negeri, kecintaan pada organisasi. Menenun mimpi bersama dalam kain yang menakjubkan. Seperti ini kaderisasi. Membunuh mati rasa tidak peduli, dan lalu setiap individu akan mati dengan rasa cintanya yang masih terpatri di dalam dirinya. Beginilah kaderisasi, berhasil membuatku selalu rindu setiap kali aku akan terbang tinggi.

Terlalu banyak cerita yang tak mampu ku ingat dalam ingatan, dia hanya bersemayam didalam perasaan. Mencipta de javu yang membuat rindu.

Dingin, pantai, ombak, udara, panas, jalanan berkelok, kerikil, lumpur, kaos merah, slayer biru, Baju PDH, Jaket parasut, dome, terpal bau, pasir, langit berbintang, api unggun, dedaunan, serangga, organisme laut, senter, head lamp, tool box, palung, nama spesies, jaring, ember, kotak P3K, meja kecil, Medkom, jas hujan, motor, sandal gunung, jaket tebal, celana lapangan, kacamata, topi, semua hal yang pernah kulalui bersama mereka. Terasa begitu berharga.

Terima kasih Tuhan, atas anugrah ini, menghadirkanku disini.

Terima Kasih Tuhan. Jagalah aku, jagalah mereka, jagalah KSK.

KSK

One thought on “Kemesraan kaderisasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s